Empat puluh dua

2138 Words

Rigel menyetir dengan konsentrasi penuh. Tangan kanannya mengendalikan laju mobil supaya tetap bergerak di jalurnya. Sementara tangan kirinya terulur ke bangku penumpang di sampingnya untuk menahan tubuh Irza supaya tidak terjungkal ke depan. Tadi sudah kejadian saat tiba-tiba Rigel menginjak pedal rem, tubuh Irza terjungkal ke depan dan keningnya menghantam dashboard. Perempuan itu meringis sambil mengusap keningnya lantas terbahak kemudian. Rigel sempat berhenti sebentar untuk memasang sabuk pengaman, tetapi di tengah perjalanan Irza kembali melepas sabuk pengaman yang terasa sesak di tubuhnya. Di antara tingkah menyebalkan Irza saat mabuk ada satu yang tidak bisa dikendalikan oleh Rigel. Perempuan itu terus nyerocos dengan bahasa yang terkadang tidak mengerti tapi sedikit banyak Rige

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD