Hingga detik ini Jerome masih berusaha membujuk Irza supaya mengajaknya untuk melihat kampung halaman istrinya itu. Akhirnya Irza mau menuruti permohonan Jerome saat Mateen memasuki usia empat bulan. Bukan akhirnya mau dengan sukarela, terpaksa mau lebih tepatnya. Dia lelah menghadapi Jerome dengan sifat tukang memaksa pria itu yang tidak berubah meski sudah memiliki anak. “Kalau pulang dari sana emosiku jadi nggak stabil, kamu tanggung sendiri akibatnya," ancam Irza sambil mengemas pakaian untuk dirinya dan juga Jerome ke dalam satu koper berukuran medium. "Iya, aku yang tanggung sendiri kok. Aku pengen kenal kamu lebih dekat, terutama dengan daerah asalmu. Aku sudah menceritakan semua tentang aku sama kamu. Sedangkan kamu...aku merasa masih ada banyak hal yang kamu sembunyikan dari a

