Ada seorang gadis sedang berjalan di area Rumah sakit,wajah nya tidak bersahabat aura ke marahan terpancar jelas di wajah gadis tersebut dia lah Kim Jisoo ka2 dari Jennie Kim,usia nya 27thn,dia juga seorang CEO dan memiliki perusahan sendiri di korea,dan dia juga memiliki berbagai cabang di belanda.
Jisoo langsung pulang ke korea saat mendapat kabar dari sepupunya kim Taeyoan.Tae menceritakan semua nya kepada Jisoo dan saat itu juga Jisoo yg sedang di belanda langsung pulang ke korea,dan menuju ke rumah sakit milik keluarga Kim.
Karna dia tau adik nya yg kurang ajar itu pasti tidak di rumah melainkan di rumah sakit.
Jisoo mencari jennie ke seluruh Rumah sakit,dan pada akhirnya dia melihat jennie sedang duduk di ruang tunggu.
Jisoo langsung menghampirinya dengan langkah yg cepat.Jennie yg sedang melamun memikirkan ke adaan Rose,langsung menengok ke kanan dan langsung berdiri saat dia melihat sang ka2 menghampirinya dengan marah.
Jantung jennie berdetak dengan hebat saat dia melihat amarah yg terpancar jelas di wajah ka2 nya,tanpa banyak tanya jisoo lalu menampar adik nya dengan sangat kencang,hingga jennie terjatuh ke lantai.
"Pllllaakk...
"APA YG KAU LAKUKAN JENNIE??,BISA2 NYA KAU MELAKUKAN HAL SERENDAH ITU,DASAR KUARANG AJAR KAU YA KU BERI KAU KASIH SAYANG TAPI KAU MALAH BERULAH,KU TURUTI APA YG KAU MAU,KAU MALAH MEMBUAT KU MALU DAN JUGA KELUARGA KITA...!!!!!!
Jisoo benar2 marah dan murka,dia menatap tajam jennie yg berusaha bangun dari lantai akibat pukulan yg dia terima dari ka2 nya.
Jennie hanya menunduk takut di depan ka2 nya,dan tidak berani menatap ka2nya yg sedang marah.
"Hiiihhkkk...hiikkss...am-pun kak hiiikkss...ak-u menyesal"
Jisoo mencengkeram kerah baju jennie dengan kasar dan kembali menampar wajah jennie berulang kali.
"Plaakk...pllaakk..pllaakk..."
Sambil memegang kerah baju jennie,dan kadang menjambak2 rambut jennie dengan amarah yg memuncak.
Tae yg mendengar ke keributan langsung keluar dari ruangan nya,dan menghampirinya,dia terkejut melihat jisoo memukuli jennie tanpa ampun.Tae langsung memisahkan mereka.
"Hentikan jisoo,apa yg kau lakukan??,ini rumah sakit bukan are tinju,kalau cara mu seperti ini kau bisa membunuh adik mu sendiri KIM jisoo...!!!!!!!
"AKU TIDAK PERDULI,BIARKAN SAJA DIA MATI,AKU LEBIH MEMILIH TIDAK MILIKI ADIK,DARI PADA AKU PUNYA ADIK, TAPI HANYA BISA BUAT MALU KELUARGA KITA...LEPASKAN AKU BIAR AKU HAJAR DIA...KALAU PERLU AKU BUNUH SAJA DIA...!!!!!!!!!
"Hentikan sudah cukup jisoo,kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah...yg harus kita lakukan adalah menikahkan jennie dengan Rose".
Jisoo langsung menatap Tae dan kembali menatap jennie di depan nya sambil memegang wajah nya yg memar akibat pukulan ka2 nya.
"Iya nikahkan mereka,itu adalah jalan terbaik untuk mereka,dan memperbaiki nama keluarga kita,keluarga Kim...yg sudah tercoreng akibat ulah adik mu ini".
Jisoo kembali menarik baju jennie dan menatap jennie kembali dengan tajam.
"Di sini kau punya 2 pilihan,pertama nikahi gadis yg bernama Rose tersebut,dan yg ke dua kau keluar dari ke luarga Kim dan kau tidak ku anggap adik sama sekali,bahkan nama mu akan ku coret dari hak waris perusahan keluarga kita,bukan itu saja semua harta yg kau miliki akan ku ambil kembali,sehingga kau tidak memiliki sedikit pun harta dari keluarga Kim...!!!!!!.
Jennie hanya bisa diam sambil menatap jisoo,dia benar2 tidak percaya ka2 nya serius dalam ucapan nya,dan yg lebih menyedihkan lagi bila dia menolak maka ka2 nya tidak ingin mengaggap dirinya adik lagi.
4 hari sudah Rose tinggal di apartemen jessica,dan selama 4 hari itu dia tidak bertemu jennie,bukan selama 4 hari saja tapi semenjak diri nya di rumah sakit jennie sama sekali tidak menampakan batang hidung nya.
Tapi itu tidak membuat Rose cemas,malah bisa di bilang Rose tidak perduli sama sekali dengan jennie,justru yg dia khawatirkan adalah pernikahan nya dengan jennie,apa kah dia mampu membangun rumah tangga bersama jennie atau tidak,itu lah yg dia takutkan dan dia rasakan,apa lagi bila mengingat perlakuan jennie kepada nya,itu benar2 membuat nya takut dan trauma.
Rose saat ini sedang melamun sambil duduk di ranjang kamar nya,semenjak kejadian pahit yg melimpah nya Rose lebih suka menyendiri dan melamun,bahkan tidak ada keceriaan menghiasi wajah cantik nya.
Di saat Rose sedang menyendiri tiba2 jessica datang menemuinya di kamar,sambil membawa segelas s**u hangat untuk nya.
"Rose...,kau sedang apa??,maaf bila aku mengagetkan mu,pintu kamar mu tidak di tutup,dan tadi juga aku mengetuk pintu kamar mu,tapi seperti nya kau asik dengan dunia mu,maka nya aku langsung masuk saja,maaf membuat mu terkejut Rose".
"Tidak papa kak jessi...silahkan masuk,dan duduk di samping ku,lagi pula ini kan rumah mu,kau bisa melakukan apa pun sesuka hati mu".
"Tapi kan ini kamar mu,rasa nya tidak pantas bila masuk ke kamar seseorang tidak izin terlebih dahulu,aku ke mari ingin mengantar segelas s**u hangat untuk mu,dan ingin membicarakan pernikahan mu dengan jennie".
Jessica lalu menaru segelas s**u tersebut di atas nakas di dekat ranjang.
"Jisoo sudah mengurus semua nya,dan besok kalian akan terbang ke belanda dan kalian akan menikah di sana nanti nya,bahkan jisoo juga sudah bicara dengan jennie dan dia setuju untuk menikah dengan mu".
Rose hanya tersenyum kecut mendengar perkataan jessica,dan jessica mengerti arti itu semua.
"Aku tau kau sulit menerima ini semua Rose,tapi coba kau pahami lah situasi nya,aku tidak membela siapa pun,bukan karna jisoo adalah calon pendamping ku lalu aku mendukung nya,itu tidak benar,tapi coba kau fikir,jisoo hanya melakukan apa yg terbaik untuk mu,dan juga jennie,tanggung jawab dia bukan jennie saja tapi nama baik keluarga Kim di pertaruhan kan disini,mungkin menurut mu ini tidak adil,tapi percaya lah Rose suatu saat kau akan mengerti arti ini semua".
"Aku tidak bisa berkomentar apa pun,hidup ku sudah hancur,jadi untuk apa aku melawan nya,sekarang semua terserah kepada yg di atas aku ikhlas menerima ini semua sebagai ujian hidup ku".
Jessica memegang tangan Rose dengan lembut,dia mengerti bagai mana perasaan Rose saat ini,dia pun dapat merasakan apa yg di rasakan oleh Rose.
"Baik lah...,Rose persiap kan diri mu,besok pagi jam 9 kita akan terbang ke belanda,kau jangan kawatir tentang kondisi ayah mu,ada Dokter Tae yg menemani nya,dan mengawasinya,dan tentu nya ada aku yg akan selalu menemani mu".
"Iya kak terima kasih".
Di lain tempat jennie sedang duduk melamun di ruang kerja nya,dia bukan pusing memikirkan pekerjaan nya,tapi dia pusing karna besok dia akan terbang ke belanda dan menikah dengan Rose di sana.
Di saat dia sedang melamun,ada sahabat nya Kang sulgi menemui nya di ruangan kerja nya,ke adaan sulgi sama buruk nya dengan jennie,secara fisik jennie baik2 saja,tapi tidak dengan sulgi,wajah sulgi babak belur dan kepalanya di perban,dan seperti nya dia pun baru keluar dari RS,dan lebih parah dia sedang bertengkar dengan ke kasih nya irene.
Jennie yg melihat sahabat nya seperti itu kawatir,dan berdiri dari duduk nya menghampiri sahabat nya.
"Astaga sulgi,kau kenapa??,siapa yg melakukan ini kepada mu sulgi?????.
Pernikahan sudah terlaksana,banyak tamu yg datang di acara pernikahan Jennie&Rose,dan banyak tamu dari teman bisnis Jisso yg datang.
Kebahagian terlihat dari wajah jennie,tapi itu justru berbeda dengan Rose,Rose tampak tertekaan dan jarang sekali tersenyum.
Itu semua dapat di rasakan oleh jessica,jessica yg selalu memperhatikan Rose itu semua dapat terbaca oleh nya,tapi yg lebih mengejutkan lagi ada seseorang yg memperhatikan Rose&Jennie dari jarak jauh,dia pun di undang ke acara sakral tersebut dialah
LALISA MANOBAN dia adalah mantan ke kasih Rosenapark.
Lisa dulu sangat mencintai Rose,tapi semua berantakan karna lisa harus ikut ayah nya ke australia,ibu dan ayah lisa bercerai semenjak lisa masih kecil,dan lisa di besarkan oleh ayah nya.
Lisa bertemu Rose saat mereka masih sekolah,lalu mereka menjalin hubungan,mereka saling mencintai satu sama lain,tapi siapa sangka pada akhirnya mereka berpisah juga.Lisa pergi begitu saja meninggalkan Rose dan menghilang dari ke hidupkan Rose.
Tapi itu semua ada alasan nya,ayah lisa sama sekali tidak merestui hubungan lisa dengan Rose,karna Rose adalah dari kalangan rendah.
Akan tetapi cinta lisa terhadap Rose tidak pernah hilang,sampai detik ini lisa masih mencintai Rosenaapark.
Lisa sengaja di undang oleh jisoo agar menyaksikan pernikahan adik nya dengan mantan ke kasih nya,Manoban dan juga Kim bermusuhan sejak dulu bahkan sampai detik ini tali permusuhan terus berlanjut.
Jisoo yg sudah tau bahwa Rose dulu adalah mantan ke kasih lisa,sengaja mengundang lisa,agar lisa cemburu dan sakit hati.Jisoo dari awal sudah mencari tau asal-usul Rose,siapa Rose dan latar belakang Rose,bahkan jisoo pun tau Rose dulu pernah menyimpan perasaan kepada wandy sahabatnya sendiri.
Jisoo berjalan menghampiri lisa yg sedang duduk seorang diri sambil memegang segelas wine.
"Apa kabar Mrs manoban??,senang rasa nya bisa bertemu dengan mu kembali di acara pernikahan adik ku dengan kekasihnya".
Lisa langsung berdiri dari duduk nya,dan berhadapan langsung dengan jisoo dan lisa pun tersenyum di hadapan jisoo.
"Kabar ku baik Mrs Kim,aku pun senang bisa bertemu kembali dengan anda di acara pernikahan adik mu ini,dan kabar anda sendiri bagai mana apa kah anda baik2 saja Mrs Kim????.
"Ooohh...tentu Mrs manoban,seperti yg anda lihat saya dan adik saya sehat dan bahagia".
"Iya saya bisa melihat itu semua".
"Kalau begitu nikmati pesta nya,maaf kalau pesta ini kurang berkenan di hati anda".
"Ooohh...tentu saja tidak,saya menikmati pesta ini".
"Kalau begitu saya permisi Mrs manoban".
"Sikahkan Mrs Kim".
Jisoo pergi meninggalkan lisa dengan senyum licik nya,sedangkan lisa meremas gelas yg dia genggam sedari tadi,karna menahan emosi dan amarah.
Lisa kembali menatap Rose dengan tatapan sendu nya,dia begitu merindukan pujaan hati nya,sementara Rose merasa ada yg memperhatikan nya,bahkan jantung nya berdetak dengan kencang,seolah ada sesuatu yg akan mengejutkan nya.
Pesta pernikahan pun berakhir pada tengah malam,dan semua tamu pulang, berbeda dengan jennie dan juga Rose yg menginap di hotel tersebut.
Kini Rose sedang duduk di meja cermin sambil melepas perhiasaan yg melekat di tubuh nya,tatapan nya senduh dan sedih,dia tidak menyangka akhirnya akan seperti ini.
Menikah dengan orang yg sudah merusak masa depan nya,dan menghancurkan hidupnya,di tambah dia tidak mencintai jennie sama sekali.
Tidak lama kemudian pintu kamarnya terbuka,dan masuk lah seseorang ke dalam kamar nya.Rose yg mengetahuinya pun langsung tegang,dia tau yg masuk ke kamar nya tersebut adalah jennie