James berteriak sambil berusaha mengejar anaknya yang berlari kencang meninggalkan area rumah. Dia nyaris bisa mengejar Javier yang berlari di sekitar trotoar, tapi sayangnya tidak, saat anaknya berniat melintas di jalan raya. Jalan yang sebenarnya cukup ramai dan tampak dari arah berlawanan sebuah mobil melaju cepat. Bola matanya melotot seketika saat melihat sang anak terus memaksa melintas. James seketika itu berlari cepat untuk mengejarnya, tapi sayangnya itu malah membuat Javier semakin nekat dan kecelakaan pun tak dapat dihindarkan. "JAVIER!" teriak James sambil memeluk tubuh sang anak yang tertabrak dan terpental. Membuat dirinya saat itu juga jatuh menghantam tiang jalan. Rasa sakit pun dirasakannya, tapi James hanya bisa menangis melihat Javier jatuh pingsan tanpa peduli dia tib

