Salah Satu Teman Tidur

1177 Words

Bulan madu yang diinginkan Keenan sebagai waktu istirahatnya, nyatanya tak berjalan baik. Tiada hari tanpa perdebatan, meski hal kecil sekali pun. Emily selalu berbuat ulah bagaimana pun keadaannya. Namun sekarang, Keenan berpikir untuk memperbaiki hubungannya dengan wanita itu. Mereka perlu bicara berdua dan saling mengenal. "Hei, tempat ini bagus juga. Kenapa kau tidak memberitahuku kemarin? Javier pasti sangat senang kalau ke sini." Keenan menoleh dan melihat Emily yang sibuk memandangi sungai di atas jembatan kayu. Suara air yang mengalir terdengar jelas dan tampak sangat jernih terlihat. Ini juga tempat kesukaannya. Kakeknya yang dulu merawat taman ini dan membiarkan sungai mengalir sebagaimana mestinya. Ada juga beberapa bunga yang ditanam sekitar sungai. Rumput liar juga sudah di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD