Sebuah Rahasia Kelam

1414 Words

"Apa?" Keenan refleks berdiri dari posisinya dan menatap Emily penuh rasa heran. Dia mengusap telinganya dan berharap dia salah dengar. "Biaya kuliah? Bukankah—" "Dulu ekonomi keluargaku tidak begitu baik dan aku diminta orang tuaku untuk tidak meneruskan kuliah, tapi aku tetap memaksa. Jadi ya, aku memiliki kewajiban membayar sebagian biayanya." Emily tersenyum membayangkan saat-saat itu. Dia tidak tahu kenapa dirinya harus bercerita pada Keenan, mulutnya langsung berbicara tanpa bisa dia tahan. "Apa setiap kali kau tidur, kau akan dibayar? Kau menghasilkan uang dari itu?" "Tentu saja tidak, dasar bodoh. Kaupikir aku menjual murah tubuhku?" Emily berdecak kesal mendengar pertanyaan Keenan. Ya, walau pun tak dipungkiri dia juga rela tidur dengan lelaki yang mau membayarnya besar, hany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD