Membuka Hati

1343 Words

"Pak, ini proposal bisnis dari perusahaan Partindo." "Taruh saja, aku akan membacanya nanti," ucap Keenan sambil melirik sekilas sekretarisnya dan kembali fokus pada pekerjaannya. Berkas yang dibawa itu diletakkan di atas mejanya dan sekretarisnya berniat pergi, tapi Keenan menghentikannya saat dia teringat sesuatu. "Sam, apa sekarang kau sedang sibuk?" "Tidak, Pak. Apa ada yang bisa saya bantu?" Keenan berdehem. Kali ini, dia menghentikan pekerjaannya saat tiba-tiba teringat dengan Emily. Istrinya akan datang dan rasanya dia ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengannya. "Hmm, sebenarnya aku ingin menanyakan sesuatu padamu, tapi ini di luar pekerjaan." Sang sekretaris terkejut melihat reaksi ragu-ragu Keenan, tapi dia juga dibuat penasaran dengan senyum yang tiba-tiba tersungging di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD