"Emily, kamu pulang ya, Javier biar aku yang jaga. Kamu ikut Mama." Keenan berjalan pelan mengikuti Emily yang duduk untuk mengisi perut. Dia menatap sang istri yang tampak muram dan terlihat letih meski telah mengetahui Javier sudah baik-baik saja. Tangannya terulur hendak meraih tangan Emily, tapi sayang, wanita itu menariknya dan langsung tertunduk. Keenan terkejut akan reaksi Emily yang tiba-tiba berubah. Apa wanita itu kembali marah padanya? "Aku mau di sini, Ken. Aku akan menjaga Javier. Kau harus bekerja besok, jadi pulanglah." "Aku tahu bagaimana perasaanmu, tapi kau sedang hamil sekarang. Kau tidak perlu melakukan itu demi aku, lakukan saja demi anakmu." Keenan menatap dalam-dalam istrinya sambil menelan ludah. Dia gugup saat harus bicara tentang kejadian di masa lalu, tapi i

