Terbakar Amarah

1182 Words

"Emily, aku ingin bertemu anakku." Sebuah pesan masuk di ponsel Emily dari James dan itu dilihat langsung oleh Keenan yang menerimanya. Tatapannya terlihat datar. Keenan menghela napas kasar dan memandang Emily yang kini menatapnya penuh tanda tanya. Wanita itu sekarang tidak berusaha menyembunyikan sesuatu darinya lagi. "Aku izinkan. Kalau dia mau, suruh datang ke sini," ucap Keenan sambil memberikan ponsel Emily kembali. Sesuai janjinya, dia tidak akan menghalangi James bertemu Javier. "Terima kasih, Ken." Senyum Emily mengembang. Dia dengan cepat segera membalas pesan James setelah mendapat izin dari sang suami. "Kau senang sekali. Apa kau berharap bertemu dengannya?" sindir Keenan. Emily yang baru selesai mendapat balasan, seketika langsung menoleh. Dia mengernyit melihat tata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD