Akui Perasaanmu

1324 Words

"Emily, katakan kau menyukaiku. Katakan kau mencintaiku." "Ah, J-james ...." "Hmm? Apa? Katakan dengan jelas, Sayang." James tersenyum puas seraya mengusap keringat di wajah Emily. Menarik wajah m***m wanitanya agar mata mereka saling bertatapan. Sementara dia terus menggerakan pinggulnya tanpa henti di atas tubuh Emily. Siang ini, James kembali mencumbu mesra sang kekasih tanpa peduli jam makan siang akan segera habis. Makan siang bukanlah alasan sebenarnya, karena dia lebih memilih Emily sebagai makanannya. Melihat wanita itu terkapar tak berdaya menikmati percintaan panasnya, membuat James merasa senang. Dia tahu Emily adalah wanita yang selalu luluh di tangannya. Wanita itu tidak akan bisa menolaknya, bahkan meski setelah menikah, tubuh Emily masih menjadi miliknya. "B-berhenti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD