"M-maaf, Nyonya, saya tidak sengaja." Wajah Emily berubah pucat. Dia malu bukan main dan tak tahu harus melakukan apa saat ini. Bukan Keenan yang memergokinya, tapi pelayannya! Itu jauh lebih memalukan dari yang dia duga. Membuat Emily tanpa banyak berpikir, segera merapikan penampilannya dan menjauhi James. "Ini tidak seperti yang terlihat, Bi. Tolong jangan salah paham." "Apalagi yang perlu disalahpahami, Sayang? Kenapa kau harus takut?" "James! Hentikan!" Emily mendorong lelaki itu setengah jengkel. Dia tak percaya James tidak mau memahami situasinya. "Tolong pergi sekarang!" "Tapi—" "Aku mohon." Emily menatap lelaki itu sambil memelas. Dia sudah panas dingin sekarang. Tentu dirinya tidak mungkin bermesraan di rumah bersama lelaki lain. Apalagi sampai dirinya dipergoki oleh pelaya

