Mimpi Rina, benar- benar berakhir, bukan hanya berakhir, tapi juga lenyap untuk selama- lamanya. Putranya tidak akan pernah bisa punya keturunan. Rina bahkan sudah tak bisa berdiri dengan tegak saat Kinan menceritakan yang sebenarnya. Frans sendiri bungkam pria itu tak tahu apa yang harus dia katakan, hatinya sesak dan terasa mencleos parah. Selama ini dia begitu percaya diri, jika dirinya baik- baik saja. Frans bahkan sempat mengira Amira yang memiliki kekurangan itu, meski itu tak masalah untuknya, tapi, saat ini dia mengetahui kalau dirinya lah yang memiliki kekurangan tersebut. "Kalian sudah denger kan. Jadi, apa yang akan kalian lakukan selanjutnya? Membuangku?" Kinan mengatakannya tanpa emosi diwajahnya, nampak sekali kalau wanita itu memiliki trauma berat. Tentu saja beberapa ha

