Part 25

1451 Words

              Dua tahun kemudian.             Seiring berjalannya waktu luka itu malah semakin mendalam. Menyesakkan d**a. Setiap hinggah ketempat yang pernah mereka kunjungi bersama. Rasanya bayangan kebahagian itu masih tergambar jelas di otaknya. Tapi, semua itu hanya terekam oleh memori otak Renatha. Hanya menjadi kenangan dan selamanya menjadi kenangan. Renatha memejamkan matanya sejenak, ia berkata pada dirinya sendiri. Bahwa ia harus kuat. Hidupnya tidak boleh berhenti sampai di sini. Masa depannya harus ia raih. Dan kini sekarang ada Alzi di depan matanya, Renatha tidak boleh berlaku tidak adil pada Alzi. Ia harus balas rasa cinta Alzi dengan cintanya juga. Apa ini saatnya? Saatnya menutup lembaran Reno dari hidupnya untuk selamanya.             “Mau kah kamu menikah dengan ku R

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD