Bab 38

2010 Words

Kayra menghempaskan tubuhnya ke atas empat tidur, kembali menangis dan meratapi nasibnya. Apakah kedua orangtuanya memang harus memakai cara ini untuk bahagia? Apakah jika mereka bahagia, ia dan adik-adiknya juga bahagia. Wanita itu memejamkan matanya, kepalanya mulai terasa sakit. Perlahan ia mulai tertidur.             Sekitar pukul delapan malam, Kayra terbangun. Lalu, ia mendengar suara klakson mobil di depan. Gadis itu cepat-cepat keluar ke balkon. Ia tertegun, melihat sebuah mobil sedan keluaran terbaru. Dari dalam keluar seorang pria muda, memeluk Ester begitu wanita itu muncul. Hati Kayra mulai terkoyak begitu lebar. Mamanya sudah memiliki pria idaman lain. Tangan Kayra mengepal, ia kembali masuk ke kamar. Bebebrapa menit ia mematung. Kemduian, ia segera menghubungi beberapa tema

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD