BAB 22

1272 Words

            “Hai, Ana.” Sapa Evelyn ramah yang malah membuat Anastasya canggung. Tatapan Evelyn beralih ke James. “James.”             “Ada yang terluka?” mengabaikan sapaan Evelyn, James bertanya pada Suzanne.             “Dokter bilang, pergelangan tangannya patah.”             James menatap pergelangan tangan Evelyn yang dibalut kapas.             “Emm, aku rasa ini semua karena kesalahanku pada kalian. Aku tidak tahu saat suster mengecek ponselku dan aku malah menyuruh suter menelpon Suzanne dibandingkan dengan saudaraku.”             Evelyn mengalihkan tatapannya pada Suzanne. “Ma’afkan aku, Suzann.”             “Tidak apa, Evelyn. Aku tahu kamu tidak punya siapa-siapa lagi. Dan mereka saudara jauhmu.” Kata Suzanne yang selalu merasa tidak enak ketika orang lain menganggapnya baik.  

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD