40

1092 Words

Melihat wanita itu terjerembab ke lantai aku dan kedua anakku langsung syok dan hanya bisa menahan nafas kami. Aku yang panik langsung mendekat, mencoba membangunkan Mona namun wanita itu bergeming tidak merespon apapun. "Mona!" Kutepuk pipinya namun wanita itu tidak bangun-bangun juga. "Mas, gimana dong ini ...." "Biar saja mati!" "Jangan gitu dong Mas," ucapku memelas. Aku syok sekali melihat wanita dipukuli degan sekeras itu, suara tangan Mas Alvin berbunyi kencang dan kuyakin itu sakit sekali. "Beraninya dia mengatakan itu di depan anak-anakku." "Dia memang bersalah dan lancang sekali, aku memang membenci perbuatannya namun, tindakan dan reaksi mu sangat berlebihan, bisa saja wanita ini mati di tempat Mas ...." "Dia tidak akan mati begitu saja." Suamiku yang sudah terlanjur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD