Gadis itu menggeliatkan tubuhnya di tengah mata yang masih terpejam rapat. Setelah sepanjang malam tertidur lelap tanpa ada yang mengganggu, kini pagi pun telah tiba diiringi oleh pancaran sinar mentari yang begitu cerah. Saking cerahnya cuaca di pagi ini, sorotan matahari pun turut menerobos masuk menembus tirai yang menghalangi jendela kamar. Selepas puas menggeliat, gadis pemilik bulu mata lentik itu pun perlahan-lahan membuka matanya. Sejenak, ia pun merasa silau ketika pandangannya bertemu langsung dengan sinar matahari yang kini menyorot ke arah tempat tidurnya. Untuk itu, demi menghalau rasa silau yang ia dapat, gadis itu pun sigap membalikkan badannya membelakangi arah munculnya sinar mentari tersebut. Namun, di sela ia yang sedang mencoba mengumpulkan nyawanya, sang gadis pun ta

