Bagian 95

2130 Words

"Maxime, apa yang sedang kau lakukan?" tanya Gabriela sambil berdiri dengan kedua tangan yang berkacak pinggang. Menggaruk kepala yang tak terlalu gatal, pemuda itu pun mengerjapkan kedua matanya juga sembari mencari-cari alasan perihal kalimat apa yang pantas ia lontarkan untuk menjawab tanya dari wanita di hadapannya. "Anu, eng... Aku, tadi aku, eng... Tadinya aku mau memeriksa kondisi Mom. Hanya saja, saat mendengar suara merdumu tadi, mendadak aku jadi lupa. Entah aku sedang terkesima atau apapun itu, yang jelas, aku seketika lupa pada sekitar setelah sempat mendengarkan suara tawamu yang mengalun indah di telingaku," tutur Maxime sok puitis. Membuat Gabriela mendecak sebal karena tentu saja hal itu tidak memberi pengaruh apa-apa terkhusus untuknya. "Baiklah. Terserah apa katamu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD