Bagian 100

1825 Words

Cup spageti instan yang semula terisi penuh kini sudah habis tak tersisa. Air mineral yang sempat diberikan oleh teman prianya pun bernasib serupa dengan cup spageti tadi yang tak lama lagi akan dipindah tempatkan dari atas meja ke dalam tong sampah. Setelah tak sengaja bersendawa, Pricilla pun sigap meminta maaf kepada Charlie sambil mengacungkan kedua jarinya membentuk huruf V. Tapi untungnya, pria itu bahkan tidak masalah andai kata wanita di hadapannya ingin sendawa lagi jika diperlukan. Sebab Charlie pun tahu, setelah makan terkadang setiap orang memang perlu untuk bersendawa. Jika tidak, apalagi sampai ditahan, maka tentu akan berimbas pada perut yang terasa tidak enak. Untuk itu, saat mendengar Pricilla yang bersendawa sesaat lalu, Charlie pun bersikap wajar tanpa perlu melontarkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD