Ting Tong. Mendengar denting bel tersebut, dalam sekejap Daisy dan Maxime pun saling melempar pandang satu sama lain. Sampai ketika Daisy yang sudah bersiap untuk bangkit dari duduknya, tahu-tahu Maxime pun mendahului wanita itu setelah selesai menghabiskan satu paha ayam yang sejak tadi dimakannya. "Tidak, Mom! Biar aku saja yang membuka pintu. Mom di sini saja, makanlah yang banyak. Aku sudah selesai, jadi aku bisa pergi ke depan untuk melihat tamu yang sekarang sudah menanti di balik pintu." Setelah berkata seperti itu, Maxime pun sigap melenggang meninggalkan ibunya yang tampak tersenyum lembut seiring dengan bibirnya yang bergumam, "Anak terkecilku kini sudah tumbuh dewasa rupanya. Padahal, rasanya baru kemarin dia bisa berjalan. Tapi ya, waktu telah bergulir dengan cepat. Entah

