Di siang hari yang cerah, terlihat Pricilla sedang berjalan sendirian di sebuah taman. Suasana siang itu cukup sepi tapi menenangkan, membuat Pricilla merasa nyaman dan ia pun hanya terus mengayunkan langkahnya saja di bawah langit yang berwarna biru dan matahari yang tak terlalu menyengat. Senyumannya terpatri di bibir, seakan siang ini ia tidak dirundung oleh masalah apapun yang menimpa kehidupannya. Seolah dirinya berada dalam zona bebas yang bahkan tidak melulu membuat kesehariannya diterpa kesedihan. Wajahnya pun tampak berseri-seri. Hingga tak lama kemudian, seseorang yang sudah sangat lama tak dijumpainya pun muncul dari arah belakang bersama dengan seorang anak lelaki yang sangat lucu. Mendapati sang gadis yang masih anteng berjalan dan belum menyadari keberadaannya di belakang,

