Bagian 117

1909 Words

"Halo, Nona Janira. Apa kabar?" sapa seseorang dari dalam mobil. Sambil melambaikan tangannya sekilas, ia lantas membuka pintu mobil satunya lagi seolah meminta wanita tersebut agar lekas masuk dan mengisi kursi penumpang di sebelah kursi kemudi yang ia huni. Untuk sesaat, Janira pun menatap pria dari belakang kemudi itu dengan seksama. Lalu ketika ia teringat dengan wajah yang tak asing dalam ingatannya, Janira pun sontak merasa tak percaya karena bisa kembali dipertemukan dengan satu-satunya teman yang ia kenal ketika masih merantau di kota Newburgh. "Piere, kau kah itu?" seru Janira sambil agak membungkuk. Mencoba memastikan bahwa ingatannya tidaklah salah. "Ya, Janira, masuklah!" ujar si pria yang sudah membuang bahasa formalnya di awal. Kemudian, tak lama dari itu Janira pun memi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD