Aidan Hilang

1373 Words

Usai makan dengan lahap, Ferdhy kembali melajukan mobilnya menuju rumah. Di dalam perjalanan, lelaki itu terlihat tengah ngedumel. Ia tampak kesal, ketika sang istri hanya menertawai tanpa mau membela. "Nak, kalau ngidam kira-kira dong. Suka banget nyiksa bapaknya. Awas aja, lahir gak mirip papa." Rida tampak menahan tawa. Perempuan itu mengusap tangannya di pundak Ferdhy, wajahnya terlihat sangat ceria dan happy. Kapan lagi ada waktu buat mengerjai suaminya? "Udah sih, sekali-kali demi anak. Toh hamil gak tiap hari. Anggap saja, ini sedekah. Orang anak belum lahir saja ngeluhnya kayak gitu, gimana nanti kalau sudah lahir?" Ferdhy memajukan moncongnya beberapa centi. "Ya aku kasih tetangga, kalau gak nurut. Gak tahu aja perjuangan papanya buat nurutin mau dia." Rida memukul keras paha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD