Clarie menahan napas begitu melihat sosok wanita berambut cokelat berdiri di depan pintu ruangan bosnya. “Apakah Lucas Henderson ada di ruangannya?” tanya wanita berambut cokelat itu. “Dia di dalam, Miss. Silakan.” Clarie membuka pintunya lebar-lebar membiarkan wanita itu masuk. Wanita berambut cokelat dengan mata biru itu melangkah masuk melewati Clarie seraya mengulas senyum hangat. Clarie pun berjalan keluar ruangan dan menutup pintu di belakangnya. Jantung gadis itu berdegup kencang. “Helen, kupikir kita akan bertemu di rumah setelah makan siang,” ucap Lucas mengingat janjinya pada Marion ketika di telepon kemarin. “Ah, itu! Aku sedang berada di luar kota ketika Marion menghubungiku kemarin. Dan, pagi ini aku hendak kembali ke apartment, jadi sekalian saja mampir ke kantorm

