Chapter 53 : My love, my life, my beginning. Alunan musik mengiringi jalannya sepasang ayah-anak menuju pusat acara. Ruangan luas yang didekorasi indah dengan d******i putih dan cahaya biru itu membawa suasana damai dan syahdu yang sangat indah untuk dinikmati. Jessica melirik sekilas kearah sang ayah yang kini menahan air matanya. Jeremy begitu menggenggam erat tangannya seakan masih tidak rela untuk berpisah. Dengan gaun indahnya Jessica terus melangkahkan kakinya. Disisi lain, keadaan Alex tidak jauh berbeda dengan Jeremy. Lelaki itu kini tengah menahan air matanya. Air mata yang menjadi tanda luapan bahagia yang begitu membuncah didalam dirinya. Senyum lelaki itu semakin melebar saat Jessica dan sang ayah sampai dihadapannya. “Don’t ever hurt her, Alex” pesan singkat Je

