CHAPTER 43 ; The Legaris

1069 Words

Chapter 43 : The Legaris Suara tawa kini menggelegar di salah satu taman mewah yang biasanya dipenuhi keheningan. Robert menyeka sudut matanya yang mengeluarkan air mata karena pria tua itu terlalu banyak tertawa. Sungguh ia tidak mengenal siapa sosok dihadapannya ini. “Grandpa aku kesini bukan untuk ditertawakan” Decak sebal Alex. “Dahulu kupikir kau akan menikahi pekerjaanmu, namun lihatlah” Robert kembali menyemburkan tawanya yang menggelegar. Alex memutar bola matanya. Kakeknya memang bisa sangat amat menyebalkan. . Setelah beberapa saat Robert akhirnya berhenti menertawakan Alex, raut wajah pria tua itu kembali normal dan menatap Alex dengan tatapan sedikit lebih serius. “Setidaknya kau bereskan masalahmu terlebih dahulu sebelum menikahinya. Tentu kau tidak mau bila Jes

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD