*** Rasa kecewa itu memang tidak terlihat tapi dia ada dan nyata *** “Sorry, i’m late, Liam,” ucap Rindu, ketika masuk ke dalam B&W Caffe yang ada di Kotabaru. Pria tinggi dengan rambut kecoklatan itu terlihat tersenyum ramah pada Rindu. “No problem, Rindu, thank you for coming today, nice to meet you,” ucap Liam. Rindu menarik kursi yang ada di hadapan Liam. Pria ini adalah salah satu mahasiswa exchange di kampusnya, dia beberapa kali berbicara dan terlibat diskusi dengan Liam. Pria ini cukup menyenangkan dan memiliki pemikiran yang sangat terbuka. Setelah beberapa bulan berlalu, ini untuk pertama kalinya Rindu dan Liam bertemu di luar kampus dan di luar forum. “Bagaimana dengan kopinya?” tanya Rindu, Liam Haliman, pria ini seumuran dengan Bhanu, tidak jauh be

