Kirana akhirnya bisa pulang dari rumah sakit, Kirana menghela napas lega ketika ia tiba di rumah. “Bagaimana perasaanmu, Nak?” tanya Narendra. “Baik-baik saja, Dad,” jawab Kirana. “Ada yang ingin Kiran katakan. Apa bisa Mommy, Daddy dan Kakak duduk dulu?” Ketiganya lalu duduk dihadapan Kirana. Menunggu Kirana mengatakan sesuatu. Kirana menatap ketiganya secara bergantian dan berkata, “Ada yang ingin Kiran katakan, dan mungkin ini akan membuat Daddy dan Kak Ksatria kesal.” “Memangnya apa yang ingin kamu katakan?” tanya Syafana. “Kiran … menyukai Mas Anka,” jawab Kirana menunduk. “Apa? Kamu menyukai Anka? Kenapa?” tanya Narendra memandang putrinya. “Karena Mas Anka baik dan udah berubah, Dad,” jawab Kirana. “Kamu yakin dia sudah berubah?” tanya Narendra. “Iya, Dad, Kiran yakin,” ja

