*** "Dimana Ma Yue?" Hanya orang bodohlah yang sanggup menanyakan orang lain ketika dirinya masih dalam keadaan kritis. Li Yun Sha sadar, ia bangun dari tidur panjangnya dan langsung menanyakan keberadaan wanita itu. Ia khawatir, ia juga takut kalau-kalau Ma Yue mengalami hal sama seperti dirinya. "Dimana Ma Yue?" tanya Li Yun Sha sekali lagi dengan suara sedikit nyaring. Pria itu bertanya pada pelayan yang menungguinya. Sang pelayan mendekat lalu memberi hormat pada si bungsu, Li Yun Sha. "Nona berada di kediamannya, Yang Mulia Pangeran." jawabnya dengan sopan. "Bagaimana keadaannya?" tanya Li Yun Sha ingin tahu. "Nona baik-baik saja Yang Mulia tapi..." "Apa? Ada apa?" tanya Li Yun Sha penasaran ketika sang pelayan menggantung ucapannya. Sang pangeran dengan susah payah

