"Oh ya. kenapa kamu nelpon malam-malam?" tanya Akmal yang mulai sedikit berani mengungkapkan kata-kata yang terasa berat di lidah, karena melihat Desi yang tidak sedikitpun menunjukkan perkataan-perkataan risih, meski dia sudah mengetahui bahwa hobinya adalah hobi yang aneh. "Yah pengen tahu aja kabarnya, karena sudah hampir 3 hari atau 4 hari Pak Dokter tidak ada kabar. aku takut kalau terjadi sesuatu dengan Pak Dokter atau yang lebih aku takutkan." jawab Desi tidak melanjutkan perkataan membuat Akmal merasa heran, sehingga obrolan pun menjadi semakin interaktif. "Apa yang paling ditakutkan?" "Ya itu pak Akmal kecantol atau sudah menemukan wanita lain." "Maksudnya bagaimana?" tanya Akmal yang semakin merasa nyaman. "Sudah ah nggak usah dibahas, aku malu. Oh ya Pak dokter baik-ba

