Bab 33. Hilang Kendali

3071 Words

Menggigit bibir, aku memalingkan wajah sejenak. Kenapa aku harus selalu menyaksikan kematian? Lalu aku mengingatkan diriku sendiri bahwa sekarang aku berada di tengah arena p*********n. Kusapukan tanganku pada wajah Edith sehingga matanya terpejam. Aku kembali menyobek kain dan mengelap jejak darah juga racun di lehernya. Sekarang dia tampak damai, seperti sedang tidur dalam buaian mimpi. Aku mendekatkan wajahku pada telinganya, mengusap pelan rambut pirangnya, lantas berbisik, “Janjiku padamu, Edith. Aku akan membunuh Dartagnan.” Akan kubunuh Dartagnan. Akan kubunuh Dartagnan. Kupastikan aku akan membunuh Dartagnan. Aku terus merapalnya bagai sebuah mantra. Satu-satunya yang masih mengikatku di tempat ini, satu-satunya yang kini menjadi kekuatan untukku menjejak tanah dan berdiri. Ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD