CHAPTER 38

1030 Words

Darren membanting semua barang barang yang ada di hadapannya. Semua yang ia rencanakan dalam hidupnya hancur berantakan dalam semalam. Terutama rencana kedepannya dengan Maisie, Darren begitu frustasi, namun ia tak punya banyak pilihan selain terus mengikuti takdir yang telah di tentukan. Bersama Maissie sebenarnya bukanlah hal yang tidak mungkin hanya saja saat ini ia belum bisa berdiri di atas kakinya sendiri Apakah ia bisa menolak permintaan sang papi yang begitu menyayanginya. "Maissiiiieeee kembalilah......." Di apartemennya yang sunyi dan gelap, tak seorangpun yang melihat keadaannnya yang kini tengah hancur. Darren hanya menginginkan Maissie, menginginkan adik kecilnya berada dalam dekapannya, seperti dulu. *** Maisie terdiam, ia memandang wajah nya dari balik pantulan cerm

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD