Part 15

1182 Words

Part 15"Pagi" Pak Baskoro berucap singkat, tiba-tiba saja sudah duduk di depan meja kerjaku. Aku mendongak, serius menekuri laptop membuatku tak mendengar pintu terbuka dan langkah kaki rekanku itu. "Pagi," jawabku singkat juga, merasa malas berdekatan dengan Pak Baskoro lagi rasanya. Melihat Pak Baskoro, aku jadi teringat jika istrinya akan menyambangi Yasmin di rumah hari ini. Kuambil ponsel, mengirim pesan pada Yasmin. [Lagi apa, sayang? Bu Baskoro jadi datang?] Pesan terkirim tapi belum juga dibaca. "Pak Yudha jangan salah tanggap dulu dong, saya ke sini untuk berdiskusi prospek produksi bulan ini." Rupanya dia menyadari sikap dinginku. "Ohya? Prospek manipulasi produksi maksudnya? Maaf, saya mau tegaskan saya tak ingin terlibat kecuali real produksi perusahaan." "Kalem, Pak.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD