>duabelas<

1550 Words

⚠ WARNING!!! 》》☆《《 Mungkin kalo hari ini adalah hari pernikahanku, aku bakalan tersenyum lebar saat memasuki kamar pengantin. Tapi sekarang? Jantungku rasanya mau lompat saat tangan kanan Om Ali membuka handle pintu kamarnya. Tunggu? Kenapa masuk ke kamar Om Ali? "Tunggu, Om!" langkah kakiku terhenti tepat di ambang pintu kamar Om Ali. Om Ali ikut menghentikan langkahnya dan menoleh kearahku. "Apa yang kau pikirkan?" tanya Om Ali dingin. Refleks aku menelan saliva dengan sangat pelan. Aku harus jawab apa? Apa Om Ali bakalan lakuin hal itu sama aju? Sekarang? Apa sekarang waktu yang tepat? "Kau membuang-buang waktuku!" Om Ali langsung menarik tubuhku dan membawa masuk ke dalam kamar. Kaki kanannya menendang ke belakang, membuat daun pintu itu menutup dengan keras. Dulu waktu masih k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD