*** “Aku menyukaimu sejak lama.” DEG. Vierra menjauh dari tubuh Ryder dengan spontan tanpa dirinya sadari bahwa hal itu menimbulkan kekecewaan di hati Ryder. Saat pria itu menatap manik abu-abu milik Vierra yang menatapnya penuh keterkejutan dan rasa canggung yang tiba-tiba melingkupi, saat itu pula Ryder langsung tertawa. Pria itu tertawa keras hingga sudut matanya terasa berair. Melihat tawa aneh Ryder, tentu saja memberikan kebingungan di benak Vierra. Kenapa sahabatnya ini tertawa begitu keras? Setahunya tidak ada hal lucu yang terjadi diantara mereka. “Aku hanya bercanda, jangan kau anggap serius,” ucap Ryder setelah bisa meredakan tawanya. Vierra bernapas lega setelah mendengar perkataan Ryder, gadis itu bahkan sudah kembali duduk ke tempatnya semula tanpa harus menjaga jarak. G

