KETAHUAN NGINTIP WAKTU MANDI

1013 Words
Seperti biasanya kegiatanku sehari hari berjalan seperti biasanya,, pagi berangkat bekerja pulang di saat sore hari. setelah kejadian akhir akhir ini aku merasa penuh semangat melalui hari hari yang menurutku cukup melelahkan.. hahahaha.. maklum perjaka tua... di usiaku yang menginjak 35 tahun ini aku masih sendiri dan belum ada pendamping hidup yang setiap hari menyiapkan sarapan dan kopi di setiap pagi.. entah aku yang terlalu terpesona dengan mbak rubi tetangga sebelahku atau memang belum ada yang mau dengan aku.. waktu sudah menunjukan pukul 17.00 jam dimana mbak rubi akan mandi. seperti biasa aku mulai naik ke atas plafon untuk menuju lubang plafon kamar mandi mbak rubi, aku mulai memposisikan diri seperti biasanya, untuk saat ini agak berbeda aku diposisi lebih awal sebelum mbak rubi memasuki kamar mandi, biasanya aku menunggu suara guyuran air ketika mbak rubi mandi baru aku naik ke atas untuk mengintip.. tetapi kali ini aku ingin melihat mbak rubi dari awal melepas pakaian saat mandi sepertinya lebih seru.. haahahaha dalam hatiku tertawa.. Tak perlu waktu yang lama, mbak rubi mulai masuk kamar mandi dengan handuk biru yang tersampir di pundaknya.. dan aku melihat wajah mbak ruby yang cantik, saat mengikat rambutnya yang panjang se punggung dan mulai menggantung handuk birunya di gantungan yang menempel di pintu kamar mandi.. dan inilah saat saat yang aku tunggu - tunggu dia mulai melepas dasternya mulai mengangkatnya dari bawah dengan pelan pelan penuh irama, jantungku semakin berdetak dengan kencang,keringat dingin mulai membasahi tubuhku,, aku benar benar melihat mbak rubi melepas bajunya di depan mataku, sekarang didepan mataku mbak rubi hanya mengenakan pakaian dalamnya,dengan gundukan gunung kembar yang tertutup BH, paha putih mulus dan apem tembemnya yang masih tertutup celana dalam putih dengan renda renda di pinggirnya. mbuat hatiku menjadi ga karuan, beberapa saat kemudian ada suatu pemandangan yang ga bisa terjadi. tiba tiba aku melihat tangan kirinya mulai meraba payudaranya yang padat dan mulai meremas remasnya sendiri, di ikuti tangan kanannya yang mulai masuk perlahan lahan kedalam celana dalamnya, mbak rubi sangat menikmati kegiatannya itu.. dalam hatiku berkata mungkinkah mbak rubi kesepian dan haus akan belaian seorang pria?... secara suaminya jarang dirumah 1 bulan sekali terkadang sampai 6 bulan sekali pulang rumah, karena memang suaminya mendapat tugas untuk memimpin di cabang perusahaannya di luar kota. itu saja pagi sampe rumah sore sudah berangkat keluar kota lagi.. tiba tiba lamunanku terbuyarkan dengan suara desahan mbak rubi samar samar terdengar di telingaku "aaacchhhh....uuhmmm....sshhhh" dia sangat menikmatinya,, tanpa sengaja disaat sedang menikmati grakan tangannya keplanya menghadap atas sambil mendesah dan matanya sedikit tertutup.. tanpa sengaja karena takut mbak rubi titba tiba buka mata dan melihatku, aku berusaha menunduk'kan kepalaku supaya tak terlihat tetapi karena panik gerakanku menimbulkan suara dan mbak rubi benar benar melihat aku diatas kamar mandi sedang menikmati pemandangan yang sangat luar biada ini.. aku semakin panik, bingung dan ketakutan karena ketahuan ngintip mbak rubi, aku akhirnya hanya terdiam, dan pasrah jika mbak rubi mau menampar,dan memarahiku. Dan ternyata apa yang aku pikirkan ternyata salah, aku yang mengira mbak rubi bakalan menampar dan memarahiku ternyata hanya bertanya dengan santainya... " ehhh.. ngapain disitu mau ngintip mbak ya..." karena bingung ketahuan ngintip, aq jawab sekenanya dengan alasan memperbaiki aliran listrik karena lampu kamar madi mati dan ga sengaja lihat mbak rubi. dan kata kata selanjutnya dari mbak rubi yang membuat aq jadi salah tingkah. " ahh bilang aja mau ngintip mbak rubi.. mbak ga pa pa kok, santai ajaa.. sini turun nanti jatuh.." dan sok jual mahal aku menjawab " gak mbak aku mau betulin lampu dulu" mbak rubi tetap memaksaku dan apalah dayaku inilah saat yang aku tunggu dari dulu. "bohong kan km aku tau kamu sering ngintip mbak rubi mandi" "sini turun daripada nanti mbak teriak lho" karena mbak rubi memaksa akhirnya aku turun kebawah.. dan hal yang paling aku merasa orang 0aling beruntung di dunia mbak rubi b***l hanya mengenakan CD dan BH sja persis di depan mataku.. " kamu kan baru pulang kerja pasti belum mandi... udah terlanjur disini mandi sekalian temeni mbak rubi ya..." seperti tersambar petir aku kaget setengah mati... mulut ku dengan gemetar berkata... "eemmm.. jangan mbak aku takut dan malu.." dengan cepat mbak rubi maraih bajuku.. " ga usah malu... kenapa baru pertama ya mandi sama wanita?. secara kan kamu belum punya istri,, pacarpun mbak belum pernah lihat kamu deket sama cewek.." benar apa yang dikatakan mbak rubi, selama ini aku memang belum punya pacar apalgi deket dengan seorang cewek.. " iya mbak aku belum punya pacar mungkin belum ada yang mau" "ah masak sih, kamu kan sudah kerja, tampang juga cakep masak ga ada yang mau sama kamu?" tanpa sadar mbak rubi sudah membuka semua kancing bajuku dan mulai melepas bajuku dengan mesra jantungku serasa berhenti berdetak ketika wajah mbak rubi mendekat ke dadaku.. hembusan nafasnya yang lembut terasa di dadaku. terpedoku serasa mau keluar dan benrontak di dalam celanaku. tanpa sengaja tangan mbak rubi menyenggol terpedoku yang mulai mengeras.. "ihh.. punyakmu udah menegang aja.. udah ga tahan ya." dia mulai berani memegang dan mengusap usap terpedoku,, meskipun masih terhalang celana yang masih kukenakan,, tetapi belaian lembut tangan mbak rubi terasa sampai ke ujung kepala.. aku mematung seperti ga percaya, apakah aku sedang bermimpi.. lagi lagi tanpa kusadari mbak rubi sudah melepaskan celanaku dan mulai menurunkannya sampai ke ujung kaki. hanya tinggal celana dalam yang masih melekat di tubuhku, dengan terpedoku yang sudah mengintip dan seakan akan mau meluncur ke arah gua sempit mbak rubi.. mbak rubi mulai berani semakin jauh.. " sebelum mandi maenan dulu yuk biar nanti mandinya terasa segar" kaget bingung karena sebelumnya belum pernah mengalami kejadian ini.. aku hanya diam dan mengangguk angguk aja.. mbak rubi memegang kedua tanganku mengarahkan ke pengait BHnya.. aq hanya nurut saja.. karena posisiku ada di depanya sehingga seperti aq memeluknya wajah kami berhadapan sangat dekat hampir tidak ada jarak.. tanpa aba aba mbak rubi langsung melumat bibirku.. dan sambil berkata nikmati saja.. ga usah takut ini hanya kita yang tau.. dan suamiku dalam waktu 1 tahun kedepan tidak pulang karena di tugaskan di luar pulau... ternyata 2 hari yang lalu suaminya pulang untuk berpamitan berangkat keluar pulau.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD