CHAPTER 64. PELAYAN YANG KOTOR

1353 Words

Kedua mata gelap Naya memandang Helcia dengan begitu jernih, tidak ada kebohongan ataupun kebencian yang terpancar dari matanya itu kepada Helcia. Di dunia ini, jarang sekali Helcia bisa menemukan seseorang yang bisa memperlakukannya dengan tulus, sehingga tidak mungkin bagi dirinya untuk membuang Naya yang telah begitu setia seperti ini. “Saya… saya sangat kotor. Sungguh tidak pantas.” Naya menggelengkan kepalanya beberapa kali, seolah menolak kehadirannya sendiri. “Bagaimana kamu bisa menilai dirimu sampai serendah itu? Bukan diri sendiri yang mampu menilai harga dirinya, melainkan orang lainlah yang mampu. Bagiku, kamu bukanlah sebuah noda yang harus aku singkirkan. Lagipula, masa lalumu tidak terkait denganku, sehingga aku menganggap bahwa aku hanya mengenal dirimu yang sekarang.” P

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD