Yolla memutuskan untuk menemani Sam di rumah sakit, karena memang sudah larut malam tidak mungkin bagi Sam menyetir mobilnya sendiri dan bolak-balik mengantarnya pulang. "Yolla, kamu tidak apa-apa menemaniku di sini? " tanya Sam bahagia. "Iya, kamu tidurlah dulu. Aku mau keluar sebentar mencari udara segar." "Baiklah, tapi hati-hati ya? Jangan sampai tersesat, " canda Sam. Yolla ikut tertawa, kemudian berpaling keluar dari kamar inap Sam. Entah kenapa malam ini dia merasa begitu bimbang, melihat Sam yang baik tidak tega rasanya mempermainkan dia. "Aku salut sekali dengan Aiko, terbuat dari apakah hatinya sampai bisa melukai banyak lelaki, " decak Yolla. Kemudian Yolla teringat dengan Risky, lelaki yang mengenalkan padanya cinta pertama sekaligus luka yang begitu mendalam. Andai

