Gara mengajak Alesia naik lagi ke perahu dayung, mungkin karena sebelumnya sudah melihatnya sehingga kali ini merasa tidak ada yang istimewa. Gara justru termenung, membuat sang kekasih menjadi ikutan gelisah. "Gara, kamu kenapa melamun terus dari tadi? " tanya Alesia. "Ah tidak apa-apa, maaf ya, " jawab Gara yang sesekali melirik ke arah arlojinya. "Apakah kamu ini sebenarnya banyak kerjaan dan memaksakan diri untuk kemari? " tanya Alesia. "Ah iya, tapi aku juga ingin bertemu denganmu, " jawab Gara sekenanya. "Kalau begitu kita pulang saja, dari pada di sini kamu seperti patung, " ujar Alesia. "Ah tidak apa-apa, lagian kita berdua sudah lama tidak bertemu. Kamu duduk dengan manis ya, biar aku dayung sampai di tengah, maaf ya membuat kamu tidak nyaman, " ucap Gara. Gara men

