SELAMAT MEMBACA *** “Nawang cinta Abang, Nawang sayang Abang, jangan ngambek ya…” Raja hanya diam tidak menanggapi apapun membuat Nawang tau jika laki-laki yang tengah dia peluk saat ini benar-benar kesal. “Abang tidak mau jawab ucapan Nawang?” tanya Nawang lagi. Dia melepaskan pelukannya, memutar pelan tubuh Raja untuk menatapnya. “Apa kalau saya tidak punya banyak uang kamu tetap akan mengatakan mencintai saya?” tanya Raja dengan ketusnya. Nawang tersenyum geli, malam ini dia melihat sisi lain dari calon suaminya itu. Benar-benar menggemaskan. “Ya tidak tau, nyatanya sekarang Abang punya banyak uang. Jadi Nawang tidak tau kalau Abang nanti tidak punya uang hehehe. Tapi Abangkan selalu punya uang, jadi Nawang selalu cinta.” Raja menatap Nawang dengan kesalnya. Kenapa peremp

