Bab 9. insiden di kantin

1121 Words
"Kita duduk dimana?" Tanya Audrey. Rea pun mengedarkan pandangannya ke sekeliling kantin. Ia pun menemukan meja kosong yang letaknya strategis "Duduk di sana aja yuk, deket jendela juga" ujar Rea. "Wahh boleh tuh, kuyy let's go" ujar Reva semangat. Mereka pun segera pergi menuju tempat yang ditunjukkan oleh Rea. "Siapa yang pesen" tanya Dila "Natasha aja"ujar Audrey menujuk Natasha "Dihh kok gue Reva aja nih" ujar Natasha "Lah Napa gue" ujar Reva. Rea yang mendengar perdebatan mereka pun menghela nafas kesal, kemudian ia pun mengeluarkan tiga lembar uang seratus ribu dan menaruhnya di atas meja. "Nih pesen gue yang traktir" ujar Rea dengan muka datarnya. Mereka (-Dila) yang melihat uang itu penuh binar. "Gue aja yang pesen hehe" ujar Audrey cengengesan "Dihh cepet amat Lo kalau di kasih gratisan" ujar Dila heran "Namanya juga gratis dil kan gak bayar" ujar Audrey membuat mereka memutar bola matanya heran "Mau pesen apa?" Tanya Audrey "Gue nasi goreng sama jus alpukat" ujar Rea "Gue samain kayak punya Rea" ujar Dila "Gue juga" timpal Reva " Nat lo bantuin gue ya" ujar Audrey, kemudian mereka pun segera pergi ke stand penjual nasi goreng. "eh denger² bakalan ada murbar ya" ujar Reva antusias membuat Dila dan Rea menyernyitkan dahi heran sekaligus bingung "Murbar apaan Rev, makanan tah?" Tanya Dila bingung "Murbar tuh singkatan dari murid baru heheh" ujar Reva cengengesan membuat mereka mendengus kesal "ET dah gue kira apaan" ujar Dila kesal. Tak lama kemudian Audrey dan Natasha pun datang membawa nampan yang berisi nasi goreng dan jus alpukat "makanan datang, yuhuu" Ujar Audrey sedikit berteriak membuat mereka menatapnya kesal "Astoge drey itu mulutnya dikondisikan" ujar Dila kesal "Kek toa berjalan lu" timpal Reva heran sedangkan Rea hanya acuh "Mangap elahh" ujar Audrey sambil membagikan makanannya. Mereka pun segera makan dengan lahap nya diiringi dengan candaan ringan yang beberapa kali dilontarkan. Tak lama kemudian saat sedang enak enak makan seorang gadis datang menggebrak meja tempat Rea and the Friends makan membuat mereka tergelonjak kaget Brakkk Bangsat Setan Anjir Begitulah kira-kira latahan mereka (-Rea) . Mereka pun menatap tajam gadis itu. " Heh ondel ondel maksud Lo apaan gangguin gue makan hah" ujar Dila kesal "Gue nggak ada urusan sama kalian, tapi gue ada urusan sama si cupu" ujar gadis itu memandang Rea dengan Remeh namun tak digubris oleh Rea justru ia tetap tenang memakan nasi gorengnya " Lo budek apa gimana b*****t" ujar gadis itu sedikit teriak, Rea yang sudah habis kesabarannya pun menggebrak meja dan berdiri dengan menatap gadis itu dengan tajam Brakkkk "Lo ngomong sama gue" ujar Rea sedikit teriak "Masih hidup Lo gue kira Lo udah mati ha ha ha" ujar gadis itu dengan tawanya "Lo ketawa apa nyanyi sel mirip kuntilanak tau nggak" ujar Natasha meledek membuat gadis itu menggeram kesal "Lo nanya gue hidup apa nggak, menurut lo gimana, Lo buta kah" ujar Rea sinis "Dia nggak buta Re cuman nggak bisa liat aja" ucap Audrey dengan nada polos oon nya "Sama aja dodol" kesal Natasha "Lo pikir dengan Lo merubah penampilan lo ini Lo bakalan cantik gitu hah, sekalinya cupu bakalan tetep cupu, ya nggak guys" ujar gadis itu dengan nada sombongnya tak lupa dengan tatapan remehnya "Bener tuh" ujar antek anteknya "Sella sella Cupu tuh kalau berubah ya jadi cakep kek Rea beda sama Lo sekali jal*ng tetep jal*Ng* ujar Reva dengan tatapan remehnya yang penuh hujatan. Yaps gadis itu adalah Sellina sang Queen bullying di BIHS tak lupa dengan kedua babunya si kembar Zalina dan Zelina "Maksud Lo apa hah" ujar Sella sedikit teriak tak lupa dengan tangannya yang menunjukkan wajah Reva "Turunin tangan kotor Lo itu" ujar rea kemudian menepis kasar tangan Sella "Mau Lo apa hah, Lo pikir gue bakalan takut lagi sama lo, sorry gue yang dulu bukan gue yang sekarang, dan gue nggak akan diem sama orang kayak Lo" tegas Rea dengan amarahnya. "berani nya Lo" ujar Sella kesal. Ia pun hendak menampar wajah Rea namun dengan sigap Rea menahan tangan sela dan melintirnya membuat sang empu meringis kesakitan, sella pun mengkode kedua antek anteknya untuk m menyerang Rea namun kalah cepat dengan Rea. Ia justru menendang perut mereka hingga terjatuh. Rea pun mendorong kasar tubuh Sella sehingga dirinya terjatuh dengan tidak estetikanya wajah yang mencium lantai kantin. Sedangkan para sahabat Rea melongo melihat kejadian itu "awsshh"rintih sella pelan. Keempat sahabat Rea pun tertawa terbahak-bahak melihat Sella yang nyungsep dengan gaya mirip seperti kodok "Hahahaha, mau cosplay jadi kodok lo" ujar Reva diselingi tawanya "Sialan lo" ujar sella geram ia pun segera berdiri dan menghampiri Rea kemudian dengan cepat menjambak rambut Rea. "Sialan lo, lepasin b*****t" ujar Rea sedikit Teriak namun bukannya dilepaskan Sella justru mengeraskan Jambakannya. Rea tak tinggal diam ia pun ikut menjambak rambut sella dengan keras. "Arggghhh lepasin b*****t" ujar sella sedikit meringis akibat kuatnya jambakan Rea "terus Re jambak terus dia biar kapok tuh mak lampir" ujar Natasha menyemangati ( heran dah sama Natasha bukannya dipisahin malah disemangati) Natasha: seru thor kapan lagi coba liat live streaming malaikat adu jambak sama iblis berkedok setan kayak sella (Serah lu dah Nat) Balik lagi ke cerita "Ehh pisahin dong bukannya disemangati lu gimana sih Nat" Ujar Dila kesal dengan tingkah Natasha. Reva dan Audrey yang geram akan tingkah sella pun ikut membantu Rea menjambak rambut sella. "Nihh rasain lu seenak jidat lu gangguin bestie gue" ujar Audrey menggebu gebu "Dasar mak lampir tampang pas pas'an aja bangga lu" ujar Reva sinis. "Astaga drey,Rev lepasin" ujar Dila "Eh lu berdua bantuin gue pisahin mereka" ujar Dila dengan nada tak mau dibantah "Pisahin aja sendiri" ujar mereka bersamaan dengan nada malasnya, siapa lagi kalau bukan si kembar Zalina dan Zelina "Lo mau sella si mak lampir botak hah" ujar Natasha geram.mereka pun memisahkan Rea dan sela. "Kalian berempat apa apaan sih, nggak malu hah" teriak Dila kesal sedangkan ketiga sahabatnya hanya diam menundukkan kepalanya takut (gimana nggak takut Dilla kalau udah marah kayak singa betina cuy) "dia duluan yang mulai" ujar Audrey menunjuk sella. Sella yang ingin menjawab perkataan Audrey pun mengurungkan niatnya kala ia mendapat tatapan tajam dari Rea and the Friends "Apa lo hah" ujar Reva sinis. Sella pun pergi meninggalkan mereka dengan perasaan malu kesal diikuti kedua antek anteknya. "Rapiin rambut lo pada kayak gembel aja" ujar Dilla dengan nada menyindirnya. "Hahahaha kek gembel anjir" ujar Natasha meledek. Mereka pun segera pergi ke toilet untuk merapikan penampilannya yang jauh dari kata rapi ~~**~~ Di Toilet "Sialan si Sella" ujar Reva kesal "Dasar mak lampir" ujarnya lagi. "Dah selesai?" Tanya Rea kepada kedua sahabatnya "Dah,kuy kantin" ajak Reva dan Audrey bersamaan. Mereka pun segera pergi menuju kantin. Disepanjang jalan menuju kantin banyak pasang mata yang menatap kagum ke arah mereka terutama Pada Rea. Banyak pujian yang mereka lontarkan namun mereka hanya acuh.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD