BAB 6~ UNDANGAN DAN FRANS BEWELL

670 Words
Siang itu Adelia sedang menikmati makan siangnya di meja makan bersama lord Frans kakaknya, Frans dan Adelia tidak terlalu dekat namun mereka saling perduli satu sama lain walaupun Frans tidak menunjukannya Frans diam-diam selalu mengikuti berita tentang Adelia dari pelayan pribadinya Adelia : "Apa kau akan ke istana setelah ini" Ia berkata sambil memasukan steak daging ke mulutnya Frans : " Tentu saja, aku masih ada tugas yang harus aku lakukan" Adelia : "aku dengar pangeran Lius sedang sakit" Frans : " benar, Pangerang Lius mempunyai tubuh yang lemah,tapi dia cukup kuat untuk bertahan Adelia : "pangeran masih sangat muda usianya baru 10 tahun" Frans : "jika pangeran tidak bisa bertahan seperti saudaranya yang lain maka raja terancam tak punya penerus suksesi untuk menggantikannya" Adelia hanya terdiam ia tau jika putra mahkota pangerang Lius sangatlah lemah, orang yang pantas untuk menjadi penerus sah kaisar adalah Count Archie,namun keberadaannya Mendapatkan penentangan dari para bangsawan termasuk Ayahnya Duck bewell karena statusnya sebagai anak haram dari Pangeran Briz yang sudah meninggal sehingga membuatnya dipandang sebelah mata Tak lama Pelayan masuk dengan membawa nampan berisi surat. Pelayan : "Nona Adelia, ada surat untuk Anda" Adelia : "Dari siapa?" Pelayan : Saya tidak tahu, Nona. Surat ini hanya tertulis nama Anda di bagian depan" Frans yang berada disana ikut penasaran dengan surat undangan yang diberikan untuk adiknya itu, seketika Adelia melihat kearah Frans dia merasa tidak nyaman untuk membukanya Adelia: Baiklah, terima kasih" Pelayan meletakkan nampan di atas meja dan kemudian keluar dari ruangan. Adelia membiarkan surat itu dan menyelesaikan makan siangnya Frans : " dari siapa, kenapa tidak kau buka" Adelia : "Entahlah,nanti saja akan ku buka di kamar" Jawab Adelia menolak untuk membuka suratnya, Frans melihat surat itu berlambang pedang silver dengan mawar hitam dia tau siapa pengirim surat itu. Frans : "Baiklah, Aku rasa aku harus pergi, sampai bertemu lagi Adelia" seru Frans sambil meletakan serbet dimeja dan pergi meninggalkan ruang makan Frans adalah seorang kepala komandan kesatria istana tertinggi di kekaisaran. Frans cukup populer, bahkan banyak nona bangsawan yang ingin di kenalkan kepadanya, namun dia termasuk salah satu pria yang membuat banyak wanita menangis. Setelah selesai makan, Adelia kembali ke kamarnya lalu ia membuka surat dengan hati-hati. Matanya membesar saat dia membaca isi surat itu. Adelia Berbisik : "Count Archie? Tidak mungkin! Adelia membaca surat itu lagi dengan penuh semangat. Adelia berlari ke jendela dan melihat ke luar. Dia melihat kereta kuda Count Archie berhenti di depan pintu gerbang. Adelia Berteriak : "Anne! Cepat kemari!" Anne datang ke kamar dan menghampirinya. Anne : Ada apa, Nona? Adelia: Ajudan Count Archie ada di sini! Suruh dia menunggu, Aku akan segera turun!" Anne: Baiklah, Nona. Adelia melihat tampilannya di cermin dan merapikan rambutnya. Ia turun ke tangga dan bertemu dengan Sir Ronald di ruang tamu. Sir Ronald : "Apa kabar Lady, anda terlihat cantik hari ini" serunya sambil mencium tangan sang Lady Adelia : Terima kasih, atas pujiannya Sir Sir Ronald : "saya datang untuk menyampaikan pesan dari tuanku" Adelia : "Pesan apa itu" Sir Ronald : "Tuanku ingin mengajak anda menonton pertunjukan teater di Colloseum. Beliau akan menjemput Lady dengan kereta jam tujuh malam" Adelia : "baiklah, sampaikan Aku akan senang sekali untuk ikut dengannya" Sir Ronald : Baiklah, saya akan sampaikan kepada tuanku, kalau begitu saya mohon pamit undur diri Lady" Serunya sambil membungkuk hormat kepada Adelia setelah itu dia pergi menaiki kereta kuda yang dibawanya Adelia Berbisik "Aku tidak percaya ini. Count Archie mengajakku menonton teater Anne melihat majikannya itu yang sedang bersemangat. Anne: "Nona Adelia, sepertinya Anda sangat bahagia" Adelia : Ya, aku sangat bahagia! Count Archie mengajakku menonton teater malam ini. Anne: Wah, itu luar biasa! Saya turut senang mendengarnya, Nona. Adelia : Terima kasih. Aku ingin malam ini akan menjadi malam yang indah. Anne : "saya akan mambantu anda untuk menyiapkan gaun yang cocok untuk malam nanti" Adelia : ya, aku percayakan padamu" Anne : " saya akan membuat Count Archie terpesona dengan kecantikan anda" Adelia sangat senang mendengar itu dia tersipu malu Adelia :"Aku harap,begitu Anne"
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD