Kepala Rana sudah rebah di atas meja makan sejak tadi. Dia menunggu seseorang yang katanya akan menyusul namun sampai detik ini masih belum menampakkan batang hidung. River terlambat di hari kencan yang sangat dinanti-nantikannya sampai kesulitan tidur akibat sudah tidak sabar menunggu esok hari. "Jarang sekali melihat Rana mengenakan pakaian yang cerah, ditambah dengan pita menghiasi rambut." Rana menegakkan kepala, lalu segera berkata, "Apa aku terlihat aneh?" Potato menggelengkan kepala. "Tidak. Justru terlihat sangat berbeda dari biasanya. Rana yang kami kenal adalah seseorang dengan penampilan gaun panjang, tapi sekarang Potato melihat potongan yang lebih pendek." "I—itu karena hanya gaun panjang saja kebanyakan yang kita beli. Bukankah kita memikirkan tentang biaya dan juga dua o

