Bukan betul-betul seperti manusia, justru seperti manusia yang mengenakan pakaian astronaut. Bagaimana cara mendeskripsikannya? Rana juga tidak begitu paham, terlebih ketika makhluk mungil layaknya plankton di sebuah acara televisi itu keluar dari Stardust yang seharusnya berbentuk bulat. "Selamat malam, manusia." Rana melangkah mundur ke belakang dengan cepat. Hanya dia yang terkejut ketika mendengar makhluk itu berbicara. River sendiri mencermati dengan baik, karena sesungguhnya dia pun juga penasaran dengan segala sesuatu yang menyangkut Stardust. Sampai saat ini pertanyaan di kepalanya masih tetap sama, siapa pria genius yang telah menciptakan Stardust? Benda menakjubkan yang dapat membawa seseorang datang ke masa depan seperti mesin waktu. "Aku adalah virus." "Virus?" River menge

