Usai melontarkan keterkejutannya, Ye Lily masih tak percaya, satu tangannya masih menutupi mulutnya. Dengan sepasang mata yang membulat lebar, ia menatap Liam Ye yang juga sama terkejutnya. “Ini terasa sulit dipercaya, bagaimana mungkin kak Chen Ye senekad itu melakukannya?” Liam Ye menggelengkan kepalanya berulang kali saking shocknya. Tak habis pikir dengan kelakuan diam diam menghanyutkan saudaranya itu. “Aku juga sulit untuk percaya tapi tidak mungkin kak Lin Xiang berbohong. Aku bisa melihat kecemasan yang terpancar dari matanya. Dia benar benar kebingungan, terlihat takut dan putus asa. Aku turut prihatin dengan apa yang telah terjadi padanya. Kita harus bagaimana sekarang kakak kedua? Kita sudah tahu ini semua, aku merasa tidak sanggup untuk tinggal diam. Bagaimanapun dia menga

