Part 36

1678 Words

"Aku harap hasil latihanmu kali ini akan lebih baik." Crisy menyerahkan koran pagi dan secangkir kopi pada Devandra yang duduk di balkon ruang utama. "Terima kasih," ucap Devandra. "Aku harap juga begitu. Melihat antusiasme Dokter Lim, aku jadi semakin berharap kakiku bisa melangkah normal lagi." "Hmm ...." Crisy mengangguk. "Tapi jangan salah paham." "Salah paham?" "Iya. Begini, Dev." Crisy memutar badan hingga kini mereka berhadap-hadapan. Tampak berpikir sejenak, Crisy menarik napas kemudian menelan ludah sebelum bicara. "Kau tak berpikir kalau aku tak akan menerimamu meski keadaanmu tetap seperti ini, 'kan? Mmm ... maksudku, kau tak ...." "Hhmmmpp ...." Suara Crisy terputus ketika Devan meraup wajahnya dan menciumnya. "Cris, aku percaya pada kebaikan hatimu, jadi jangan buat aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD