Part 34

1549 Words

"Yang, bantu aku bentar," rengek Devandra dari atas ranjang. Crisy pun hanya bisa memutar bola matanya. Bercampur kesal ia mendatangi Devan yang tersenyum penuh kemenangan. "Dasar menyebalkan! Semena-mena dan kurang ... akh!" tubuh gadis itu terjerembab menindih Devandra, karena sang pemuda menariknya. "Jangan bawel-bawel," ucap Devandra, memeluk tubuh Crisy. Kemudian memiringkan dirinya. "Dev, lepas. Kalau tak ada lagi yang harus kulakukan izinkan aku istirahat di kamarku." "Justru kau harus melakukan sesuatu yang sangat penting makanya kau harus tetap di sini." Crisy menghela napas. "Katakan cepat, kau mau apa? Jangan memelukku sembarangan. Kau bukan suamiku." Devandra tersenyum, mengeratkan pelukannya pada Crisy. "Aku mau kau diam. Setidaknya sampai aku tertidur." Pria itu menari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD