Crisy membuka mata ketika matahari sudah meninggi. Kamar itu sudah terang karena cahaya matahari yang menerobos masuk ke dalam. Seluruh tubuhnya terasa remuk dan lengket. Perutnya juga lapar karena waktu sarapan sudah lewat sejam yang lalu. Raiza masih bergelung di balik selimut dengan lengan masih memeluk istrinya possesive. Perlahan agar tak menganggu tidur suaminya Crisy pun menurunkan tangan itu. "Ke mana, Cris? Aku masih ngantuk," gumam Raiza dengan netra masih enggan untuk terbuka. "Aku lapar jadi aku mau pesan makanan." "Hmm ... pesankan untukku juga." Raiza pun menggeliat, tapi kemudian melanjutkan tidurnya kembali. Crisy terkekeh, mencuri kecupan di bibir suaminya baru beringsut ke kamar mandi. Raiza hanya tersenyum mendapat morning kissnya dalam keadaan masih sangat mengantu

