Bab. 69

1832 Words

Reina menggeliat lalu membuka matanya lebar-lebar. Mulutnya ikut menguap lebar. Dipandanginya ketiga jarum jam dinding yang terus berputar searah. Sekarang sudah jam lima sore lebih beberapa menit. Reina menghela napas. Rasanya tubuhnya malas untuk bangkit, padahal ia harus bergegas. Hari ini adalah jadwalnya untuk bertemu Dokter Steven di tempat prakteknya. Membayangkan harus antri menunggu giliran membuat Reina ciut. Semangatnya langsung buyar seketika. Apalagi kali ini Reina hanya datang sendirian. "Ya ampun... males banget ke sana hari ini," sungut Reina. Ia menghempaskan selimut yang membungkus tubuhnya dengan kasar. Kemudian berjalan masuk ke kamar mandi dan mulai menanggalkan seluruh pakaiannya bahkan dengan pintu terbuka. Reina mulai membuka keran. Sore ini ia memilih mengguyu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD