Untuk menghilangkan ketegangan dan mencairkan suasana temannya yang kaku, Benedict mengajak Weels dan Collin untuk berburu. Ia memberikan mereka senapan dan masing-masing dari mereka mendapatkan seekor anjing, yang digunakan untuk membantu perburuan. "Semua tamu sedang pergi, jadi kurasa ini waktu yang tepat," ujar Benedict sewaktu ia berada di tengah dan sedang menaiki kuda perak miliknya, Qamar. "Kau yakin tak perlu mengajak Tunner?" tanya Collin sambil mengokang senjata miliknya di bahu dengan terampil. "Dia sedang bersenang-senang di sebuah tempat dengan wanita lain. Tunner akan lebih bahagia dengan wanita tersebut, aku yakin." Weels masih memilih diam saat itu. Ia melajukan kudanya lambat dengan tatapan datar. Benedict menengok ke arahnya dan memilah ucapannya hati-hati. "Soal

